Dubai World Central
Dubai World Central adalah sebuah perusahaan yang mengelola proyek terencana di Dubai, Uni Emirat Arab. Berikut ini sejumlah proyeknya.
- KOTA KEDIAMAN DUBAI WORLD CENTRAL
- KOTA LOGISTIK DUBAI WORLD CENTRAL
- TAMAN KEAJAIBAN DUBAI WORLD CENTRAL
- KOTA KOMERSIAL DUBAI WORLD CENTRAL
- BANDAR UDARA INTERNASIONAL AL MAKTOUM
- RESOR GOLF DUBAI WORLD CENTRAL
Area Konstruksinya 2 kali lebih besar dari Hong Kong
Pelabuhan dan Menara Nakheel
Before evaluating the future, we have to take a quick look at the past.
For it is the foundation of tomorrow.”
H.H. Sheikh Mohamed bin Rashid al Maktoum
Itulah kata-kata bijak yang keluar dari mulut sang pemimpin Dubai, kalimat yang mampu mengubah impiannya menjadi kenyataan. Contohnya ada di artikel sebelumnya.
Kali ini, Nakheel Properties membuat gebrakan baru, sebuah proyek pembangunan menara setinggi 1 kilometer! Menara ini dinamai Nakheel Tower dan dibangun di komplek Nakheel Harbour & Tower. Menara tersebut bisa saja mengalahkan Burj Dubai yang tingginya sekitar 700 meter. Desain dibuat oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohamed bin Rashid al Maktoum, berdasarkan simbol-simbol agama Islam.




Sekitar 50.000 orang akan tinggal di komplek ini. Di sekitar Nakheel Tower, terdapat 40 menara kecil yang juga bagian dari Nakheel Harbour & Tower. Nakheel Tower akan memiliki 200 tingkat dan 150 elevator. Bayangkan saja sendiri…
Kabut di Dubai
17 November 2007, Dubai ditutupi selimut kabut yang sangat besar tapi unik, berikut gambarnya:


![]()


Anda tahu apa yang terjadi kemudian?
- Penglihatan berkurang hingga 50 meter di sejumlah tempat
- 98 penerbangan dipindahkan jalur terbangnya ke Muscat, Bahrain, Doha, Ras al Khaimah, al Ain, dan Fujairah
- Lima penerbangan Emirates ditunda
- Tujuh penerbangan Etihad dipindahkan jalur terbangnya
- 168 kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan-jalan di Dubai
- Ratusan orang terjebak di bandara di Dubai dan Abu Dhabi
- 90 orang luka-luka akibat 168 kecelakaan lalu lintas
- Banyak orang mengabadikan momen ini dari puncak bangunan tinggi
Selama ini kita tak tahu apa yang terjadi di luar sana, tapi inilah yang memang terjadi di luar sana…
Pembangunan di Dubai
Pembangunan di kota Dubai, Uni Emirat Arab telah membuat Dubai menjadi salah satu kota paling berkembang di dunia. Inilah beberapa pembangunan di Dubai baik yang sudah selesai dan yang akan dibangun
PROYEK DUBAI YANG SUDAH SELESAI DIBANGUN
- BURJ AL ARAB
- MENARA ROSE
- MALL EMIRAT
- SKI DUBAI
- KOTA INTERNET DUBAI
- KOTA MEDIA DUBAI
- VILLA PENGETAHUAN DUBAI
- PUSAT FINANSIAL INTERNASIONAL DUBAI
- KOTA KESEHATAN DUBAI
- KOTA MARITIM DUBAI
- KOTA STUDIO DUBAI
- SILIKON OASIS DUBAI
PROYEK PEMBANGUNAN DI DUBAI YANG SEDANG DIBANGUN
- PULAU DUNIA
- OQYANA
- PERUMAHAN ARABIA
- DUBAI MARINA
- KAWASAN BISNIS DUBAI
- DUBAI METRO
- DUBAILAND
- BAWADI
- KOTA ARABIA
- MALL ARABIA
- PUSAT OLAHRAGA DUBAI
- DUBAI AUTODROME
- BURJ DUBAI
- MALL DUBAI
- PUSAT DUNIA DUBAI
- BANDAR UDARA INTERNASIONAL AL MAKTOUM
- KEPULAUAN PALM
- PALM JUMEIRAH
- PALM JEBEL ALI
- PALM DEIRA
- HYDROPOLIS
- PULAU UNIVERSAL DUBAI
- MENARA DANAU JUMEIRAH
- MINIATUR KEAJAIBAN DUNIA
- KOTA FESTIVAL DUBAI
PEMBANGUNAN YANG SEDANG DIRENCANAKAN
- MENARA NAKHEEL
- HOTEL DAN MENARA TRUMP INTERNATIONAL DUBAI
- PENTOMINIUM
- BENDUNGAN DUBAI
- MENARA DINAMIS
Semoga saja pembangunan di Dubai bisa berlangsung lancar dan membuat Dubai sebagai kota percontohan di dunia.
Pulau Buatan di Dubai
Saat ini, pemerintah Dubai sedang gencar-gencarnya menggenjot sektor pariwisata mereka. Asal tahu saja, pendapatan mereka selama ini digantungkan pada minyak. Ketika muncul laporan cadangan minyak di Dubai semakin menipis, mereka membuat proyek-proyek raksasa untuk menarik lebih banyak turis sekaligus menambah kas negara Uni Emirat Arab.
Salah satu cara yang dilalui adalah pembangunan pulau buatan. Selama ini, kita hanya mengenal Burj al-Arab sebagai hotel yang dibangun di atas sebuah pulau buatan. Tetapi ada lagi yang lebih besar dari itu.
The Palm Islands, terdiri dari 3 pulau berbentuk pohon palem, konon satu diantaranya lebih besar dari pulau Manhattan di New York. Proyek ini dicanangkan oleh Nakheel Properties, meliputi Palm Jumeirah, Palm Jebel Ali, dan Palm Deira.



Setelah 72 jam dibuka penjualannya, semua apartemen dan rumah di Palm Jumeirah (telah rampung) habis terjual. Sementara Palm Jebel Ali dan Deira sedang menjalani reklamasi. Meskipun proyek ini mendapat tentangan dari para pecinta lingkungan, pihak Nakheel menegaskan bahwa pembangunannya tidak merusak karang dan koral di bawah laut.
Proyek reklamasi real estat lainnya adalah The World. Proyek ini merupakan pembuatan 300 pulau pribadi berbentuk peta dunia. Banyak orang terkenal dunia membeli pulau di The World. Slogannya cukup unik, “Nakheel puts Dubai on the map, now The World puts the world on Dubai,” yang memiliki arti proyek-proyek Nakheel membuat Dubai dikenal dunia, dan saatnya The World membuat dunia berada di Dubai.
Pulau-pulau Indonesia yang sebelumnya direncanakan untuk dibangun, akhirnya dibatalkan karena pembuatan cluster pulau Oqyana, yaitu gabungan Australia dan Papua Nugini, sehingga yang tersisa hanya pulau Sumatera.
Proyek yang lebih besar lagi adalah The Universe. Kepulauan ini menggambarkan bentuk tata surya mulai planet Pluto hingga Matahari. Pulau ini akan dibangun antara Palm Jumeirah dan Palm Deira.

Satu lagi proyek superbesar di Dubai, Dubai Waterfront. Proyek itu dirancang sedemikian rupa berbentuk bulan sabit yang akan mengitari setengah Palm Jebel Ali dan direncanakan sebagai kota Dubai baru. Penghuni Dubai Waterfront dan sekitarnya dipastikan mencapai 1.000.000 orang.

Arabian Canal, proyek pembangunan kanal buatan terbesar di dunia, adalah bagian dari Dubai Waterfront. Kanal ini akan melintasi gurun pasir Dubai dan berakhir di Dubai Creek.
Sangat disayangkan apabila pembuatan pulau tersebut dapat merusak ekosistem laut, meskipun belum ada bukti-bukti yang pasti. Sementara itu, Singapura terus membujuk pemerintah Indonesia untuk membuka kembali perdagangan pasir. Akhirnya saya ketahui melalui peranti lunak Google Earth, Singapura sedang memperluas Pulau Sentosa dan Bandar Udara Internasional Changi. Secara langsung, perluasan tersebut dapat mempersempit teritori laut Indonesia di Batam.
Kalau kita lihat, negara-negara Barat dapat diakui sebagai negara maju, namun mereka tidak akan bisa mengalahkan negara-negara Arab dalam bidang arsitektur. Visi bangsa Arab memang sangat maju dan mungkin menurut kita hal tersebut tak mungkin dilakukan, tapi akhirnya berhasil.
If we have knowledge, we can turn our vision into reality
-
Terkini
-
Tautan
- WordPress.com
- Wikipedia
- ABS-CBN News Channel
- Al Jazeera English
- Al Alam News Network
- Al Arabiya
- BBC
- BBC News
- BBC World News
- BBC Arabic Television
- BBC Persian Television
- Bloomberg Television
- ČT24
- Canal 24 Horas
- CCTV-9
- Channel NewsAsia
- CNBC
- CNN International
- DW-TV
- Euronews
- Al Jazeera
- Fox News Channel
- Fox Business Network
- France 24
- N24 Deutschland
- NDTV
- NHK World TV
- Rusiya Al Yaum TV
- Russia Today TV
- Metro TV
- Sky News
- SKY TG24
- SVT 24
- TV 2 News
- TV 2 Nyheteskanalen
- TVN 24
- Vesti
- Press TV
- IRINN
- CBC Newsworld
- N-tv
- YLE TV1
- RTÉ News Now
- VOA TV
- ARGENT Canal Nouvelles
- Réseau de l’information
- Le Canal Nouvelles
- TVP Info
- I-Télé
- La Chaîne Info
- RTPN
- SIC Notícias
- Al Ekhbariya
- BFM TV
- TV1 Malaysia
- Fashion TV
- Home Box Office
- YouTube
-
Arsip
- Juli 2009 (2)
- Juni 2009 (8)
- Mei 2009 (4)
- Maret 2009 (4)
- Februari 2009 (22)
- Januari 2009 (1)
- November 2008 (1)
-
Kategori
- Acara Televisi
- Amerika Serikat
- Arab Saudi
- Asia
- Bangunan
- BBC
- Bencana
- Britania Raya
- China
- Eropa
- Gaya Hidup
- Geografi
- HBO
- Hiburan
- Indonesia
- Internasional
- Internet
- Iran
- Islam
- Jepang
- Lucu
- Malaysia
- Mobil
- Nepal
- Pariwisata
- Penemuan
- Perancis
- Pesawat Terbang
- Politik
- Radio
- Rusia
- Selebritis
- Singapura
- Spanyol
- Stasiun Televisi
- Teknologi
- Televisi
- Tokoh
- Transportasi
- Turki
- Uncategorized
- Uni Emirat Arab
- Unik
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS